“Jeka, bagaimana rasa anggurnya?” tanya Ken.
“Aku merasa seperti di surga saja.”
“Hahahahaha,” mereka tertawa terbahak-bahak.
“Jeka, bawa ini pulang ke rumah bersama sampah-sampah ini!” kata Casper sembari meletakkan sebuah amplop putih di atas becak tua itu.
“Apa ini, kawan?”
“Jangan kau tolak! Ini oleh-oleh sedikit dari kami. Bawalah ke rumah untuk utang kos dan urusan adikmu nanti!”
“Semoga ini bisa membantu kamu dan adikmu,” kata Ken.
Jeka meneteskan air mata di hadapan kedua sahabatnya itu. Ken dan Casper merangkulnya dengan penuh hangat.
“Besok pagi, kami akan menjemput sampah-sampah itu di rumahmu,” ujar Casper.
“Mau dibawa ke mana Cas?” tanya Jeka.
“Itu urusan kami, kawan.”
Chile, Agustus 2021





Tinggalkan Balasan