Kupang, KN – Ketua PGRI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Semuel Haning, S.H.,M.H, resmi melantik dan mengukuhkan Mindriyati Astiningsih Laka Lena, menjadi Ibunda Guru PGRI Provinsi NTT.
Acara pelantikan dan pengukuhan yang berlangsung di Aula El Tari, Jumat (29/5/2026) itu, turut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama jajaran pengurus PGRI dan para insan pendidikan di NTT.
Dalam sambutannya, Mindriyati Astiningsih Laka Lena menegaskan bahwa, guru bukan sekadar pengajar, melainkan pendidik yang memiliki peran penting, dalam membentuk moral dan karakter peserta didik.
“Kalau pengajar hanya mentransfer ilmu pengetahuan, maka pendidik menanamkan nilai moral dan karakter kepada murid. Guru harus terus menjadi teladan dan pelindung di dunia pendidikan,” ujar Mindriyati.
Ia menyebut, amanah sebagai Ibunda Guru merupakan tanggung jawab moral besar, untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di NTT. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, melainkan seluruh elemen masyarakat.
“Guru hanya menjadi fasilitator, mediator, dan akselerator. Namun peningkatan kualitas pendidikan adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.
Mindriyati juga menyoroti capaian hasil ujian SD secara nasional, di mana NTT berada di posisi 36 dari 38 provinsi di Indonesia. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi bersama untuk melakukan pembenahan pendidikan secara serius.
“Ini menjadi cambuk bagi kita semua untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan. Banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan, tetapi harus ada ide-ide besar yang digali dan dikolaborasikan bersama,” ungkapnya.
Sebagai Ibunda Guru NTT, ia berharap dapat mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, keluarga besar PGRI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pendidikan yang lebih maju dan inklusif di NTT.
Ia juga berencana membentuk kelompok kerja (pokja) Ibunda Guru, guna membantu peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.







Tinggalkan Balasan