Lantas dimanakah Pemerintah Kabupaten Lembata selama ini? Kemana perhatiannya selama ini? Karena jika pemerintah penuh perhatian memandang dan memahami situasi Lamalera dengan sungguh-sungguh, maka dengan sendirinya mengerti idea yang baik untuk menjawab kebutuhan masyarakat adat Lamalera secara efektif dan bukan berlandaskan ilusi kepentingan yang tidak menjawab.
Filsuf Jerman, Jurgen Habermas menyatakan tindakan paling dasar manusia adalah tindakan komunikasi. Tetapi pemerintah hanya diam, terlalu sibuk (entah) sehingga mengambil kebijakan Festival Leva Nuang yang tidak menjawab tetapi justru merugikan eksistensi Leva Nuang masyarakat adat Lamalera sendiri.
Membangun Komunikasi Dialogis Persuasif
Festival Leva Nuang yang digagas dinas Pariwisata Kabupaten Lembata bukanlah hal yang tidak baik. Bagaimanapun pemerintah memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengadakan Festival Leva Nuang, pemerintah memiliki kontribusi mendorong perekonomian masyarakat adat Lamalera lewat pelaku usaha kecil menengah dan sanggar-sanggar seni yang ada. Hanya saja cara penyampaian yang tiba-tiba melalui pamflet yang diupload di platform media sosial tanpa menjelaskan lebih lanjut maksud dari kegiatan tersebut, sehingga menimbulkan reaksi berupa penolakan keras masyarakat adat Lamalera.





Tinggalkan Balasan