Oleh : Agung Hermanus Riwu, S.Pd.
Sekretaris Forum TBM NTT
Tulisan ini merupakan upaya membenahi akal yang longsor dan pemikiran yang hancur ketika memahami secara sempit program OSOP yang mulai dikembangkan di NTT. Bencana logika itu terjadi bukan karena hujan deras atau angin kencang yang baru-baru ini melanda NTT, melainkan karena akal dan pemikiran dibangun tanpa landasan teori pendidikan yang kokoh. Sebagai contoh, tulisan dengan judul, “Pak Gub, Dunia Pendidikan NTT Mau dibawa ke Mana? (Sebuah Catatan Lepas Program OSOP NTT),” yang ditulis sahabat kami Gusti Rikarno.
Program OSOP (One School One Product) di NTT adalah program yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTT dengan mengintegrasikan pendidikan dengan keterampilan vokasional dan kewirausahaan. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter produktif, mandiri, dan kreatif pada murid, serta memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan potensi lokal.



Tinggalkan Balasan