Jika muncul pertanyaan, Pak Gub dunia pendidikan NTT mau dibawa ke mana ? Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sebetulnya sedang menjalankan pemikiran John Dewey, ahli pendidikan Amerika yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman serta integrasi antara teori dan praktik.  “Learning by Doing” atau “Belajar dengan Berbuat” adalah cara yang paling efektif untuk mencapai pembelajaran yang bermakna. Murid harus berkarya dalam proses pembelajaran, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Bisa Jadi, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sedang mengarahkan para kepala sekolah yang katanya sedang gelisah, galau, bingung di persimpangan, untuk segera memutar layar perahu pemikiran supaya lurus dengan teori taksonomi Bloom sabagai kerangka kerja untuk mengklasifikasikan tujuan pendidikan dan proses belajar mulai dari level 1 mengingat, level 2 memahami, level 3 mengaplikasi, level 4 menganalisis, level 5 mengevaluasi, dan level 6 mencipta. Dalam konteks OSOP, murid diarahkan untuk mencapai level C6, yaitu menciptakan inovasi dan produk baru yang relevan dengan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat.