Kupang, KN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-64, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT), pimpinan, karyawan dan karyawati Bank NTT menggelar kerja bakti pembersihan secara serentak.

Kegiatan kerja bakti ini, berlangsung di lingkungan Kantor Pusat, dan seluruh kantor cabang Bank NTT, pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Kerja bakti ini, menjadi salah satu rangkaian awal, menyambut HUT Bank NTT yang jatuh pada 17 Juli 2026 mendatang.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus mengatakan, kegiatan kerja bakti bersih-bersih ini merupakan tradisi baru yang sengaja mulai diterapkan tahun ini.

Menururnya, tujuan dari kegiatan tersebut, adalah agar seluruh insan Bank NTT memiliki budaya menjaga kebersihan, baik di ruang kerja, maupun di lingkungan sekitar.

“Kenapa bersih-bersih di dalam kantor dan di luar? Memang kita punya cleaning service, tapi meja kerja kita kadang-kadang penuh dengan barang-barang sampah, seperti nota-nota, kertas-kertas dan dokumen-dokumen. Jadi sekarang masing-masing orang harus membereskan semua,” kata Charlie kepada wartawan di Kantor Pusat Bank NTT.

Ia menegaskan, kebersihan tidak cukup hanya dijaga di dalam ruangan. Namun seluruh insan Bank NTT juga didorong, untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan di luar kantor.

“Ini tradisi baik yang harus kita lakukan, supaya sambil kita bekerja, kita juga menjaga kebersihan baik di meja kerja kita, juga lingkungan di sekitar kita,” jelas Charlie.

Selain kerja bakti, Bank NTT juga telah menyiapkan sejumlah agenda lain, dalam rangka menyambut HUT ke-64.

Rangkaian kegiatan lain yang akan dilaksanakan, diantaranya pertandingan futsal, catur, dan games yang akan melibatkan keluarga karyawan.

“Tujuannya untuk mempererat keakraban dan kekompakan antarpegawai Bank NTT,” ujar Charlie Paulus.

Puncaknya, akan ada acara family gathering yang dijadwalkan pada 18 Juli 2026. Seluruh keluarga besar Bank NTT dari berbagai cabang akan berkumpul bersama.

“Dengan begitu kita bisa saling bina keakraban, dan bisa bekerja sama satu dengan yang lain,” tandas Charlie Paulus. (*)