Kupang, KN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan tidak ada hari libur khusus untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026. Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan surat edaran yang beredar di media sosial terkait libur tersebut, merupakan informasi palsu.

Pemerintah Provinsi NTT tidak pernah mengeluarkan surat maupun kebijakan yang meliburkan aktivitas pemerintahan dan sekolah.

“Surat ini hoaks dan aktivitas pemerintahan besok seperti biasa. Senin pukul 07.30 WITA apel pagi dan dilanjutkan kegiatan pemerintahan lainnya seperti biasa,” tegas Melki, Minggu (19/7).

Melki menegaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap wajib mengikuti apel pagi dan menjalankan tugas sesuai jadwal.

Kegiatan perkantoran maupun proses belajar mengajar dan pelayanann di seluruh wilayah NTT, juga berlangsung normal tanpa adanya hari libur khusus.

Menurutnya, Pemprov NTT memang mendukung antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan TVRI, agar seluruh pertandingan dapat disaksikan masyarakat secara gratis, bukan dengan menetapkan hari libur.

“Pemprov NTT sangat mengapresiasi dan mendukung euforia turnamen ini. Namun, hal itu tidak diiringi dengan penetapan hari libur daerah,” ujarnya.

Gubernur juga mengimbau masyarakat dan ASN, agar tidak mudah mempercayai surat atau informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

Ia meminta masyarakat selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah agar tidak ikut menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

“Jangan langsung percaya dengan berita ataupun surat yang beredar. Cek terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber resmi,” pungkas Melki. (ocp/ab)