KUPANG, KN — Provinsi Nusa Tenggara Timur kian memantapkan posisinya dalam peta olahraga nasional dengan menempatkan cricket sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) unggulan prioritas daerah. 

Langkah ini didukung penuh oleh ketersediaan infrastruktur lapangan bertaraf internasional di NTT yang menjadi modal utama dalam menggembleng fisik dan mental para calon atlet berprestasi.

Tingginya optimisme terhadap cabor ini mencuat di sela-sela penutupan kegiatan Sosialisasi Olahraga Cricket bagi puluhan guru olahraga se-Kota Kupang di GOR Futsal Oepoi. 

Keterlibatan para tenaga pendidik dinilai menjadi katalisator penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga yang telah dibangun oleh pemerintah.

Memaksimalkan Infrastruktur untuk Dongkrak Prestasi Nasional

Ketua Umum Pengurus Provinsi PCI NTT, Dr. Ince D.P. Sayuna, S.H., M.Hum., M.Kn., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan para guru PJOK selama mengikuti pelatihan intensif. 

Menurutnya, sinergi antara ketersediaan fasilitas premium dengan pasokan bibit atlet dari dunia pendidikan adalah kunci utama untuk mendominasi podium juara di masa depan.

Keberadaan lapangan berkualitas global di NTT harus diimbangi dengan frekuensi kompetisi dan pembinaan yang terarah sejak bangku sekolah.

“Fasilitas yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan prestasi cricket NTT, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dr. Ince D.P. Sayuna di hadapan para undangan.

Gelora Semangat Menuju Kota Juara

Acara penutupan sosialisasi tiga hari tersebut diakhiri dengan gemuruh yel-yel “Cricket Kota Kupang, Kota Kasih, Kota Juara!” yang diteriakkan secara kompak oleh seluruh peserta dan panitia. 

Pekik semangat ini menjadi penanda dimulainya era baru pembinaan olahraga cricket yang lebih terorganisasi di ibu kota provinsi.

Dengan dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis selaku Ketua Umum PCI Kota Kupang, kerja sama lintas sektor antara Dinas Pemuda dan Olahraga, pengurus provinsi, serta pihak sekolah diharapkan mampu mempercepat transformasi Kota Kupang menjadi lumbung atlet cricket yang disegani di tanah air. (agn)