Catatan Harianku, Jakarta 12 november 1999

“Namaku Maudy umurku 17 tahun .Aku memiliki kedua orang tua yang sangat mencintaiku karena mereka selalu memberikan apapun yang aku inginkan seperti yang diimpikan oleh para remaja seusiaku, yah …, tentunya kebahagiaan, karena aku selalu dimanjakan oleh fasilitas mewah yang diberikan oleh orang tuaku. Bahkan aku disekolahkan di salah satu sekolah favorit yang ada di Jakarta yang tentunya sekolah tersebut dipenuhi oleh para siswa dan siswi yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga anak-anak dari kalangan kelas atas dengan ekonomi orang tua mereka yang fantastis .

Tentu saja semua itu aku dapatkan karena orang tua ku yang bekerja di sebuah perusahaan yang terbaik di Jakarta, semuanya itu aku dapatkan dengan mudah karena aku terlahir dari keluarga yang bagiku sangatlah sempurna bahkan aku adalah anak tunggal didalam keluarga kami. Akan tetapi secara perlahan sesuatu yang berharga seolah-olah terenggut dari ku, Ayah dan ibu ku yang biasanya selalu menyempatkan waktu untuk bersamaku kini lebih memprioritaskan pekerjaan daripada menyediakan waktu mereka untuk bersamaku.