Pemasangan jaringan pipa air. (Foto: Tim DPMK ITB)

Tak hanya melakukan perbaikan jamban dan sarana sanitasi, tim DPMK ITB juga menunjukan komitmen dalam mendukung pembangunan kesehatan di Desa Oni dengan melakukan sosialisasi pencegahan stunting kepada warga, khususnya ibu-ibu yang memiliki balita.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa stunting bukan hanya persoalan kurang gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses terhadap air bersih. Melalui pendekatan langsung, tim memberikan edukasi tentang pentingnya memiliki jamban sehat, menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan air minum yang aman, serta pola makan sehat dan bergizi seimbang bagi ibu dan anak. Tim DPMK ITB yang diketuai oleh Dr. Ir. Katharina Oginawati, MS., dan beranggotakan Ir. Rudy Gunradi, Dr. Nurul Fahimah, S.T., M.T., Rovina Aleksandria Egu Mite, S.T., M.T., serta mahasiswa ITB Raihan Muhammad Alif, dengan aparat Desa Oni, ingin masyarakat memahami bahwa stunting bisa dicegah sejak dini, dan itu tidak selalu soal makanan, tetapi lingkungan yang sehat, jamban yang layak, serta akses air bersih juga memiliki peran sangat penting dalam pencegahan stunting.