KUPANG, KN – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri upacara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Se-Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025-2029. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, pada Jumat (15/5/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PAN yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), Ketua DPW PAN NTT terpilih Ahmad Yohan, jajaran pengurus parpol, serta unsur Forkopimda tingkat provinsi maupun Kota Kupang.
Di sela-sela acara, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelantikan akbar ini di ibu kota provinsi. Sebagai kepala daerah, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dengan seluruh kekuatan politik, tanpa terkecuali, dalam mengawal roda pembangunan di Kota Kupang.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk penghormatan dan undangan kemitraan. Pemerintah Kota Kupang selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh kekuatan politik, termasuk PAN, demi kesejahteraan masyarakat kota,” ujar dr. Christian saat ditemui di sela-sela acara.
Ia juga menambahkan bahwa dinamika politik yang positif di tingkat daerah akan sangat membantu percepatan program-program strategis pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga kota.
Merespons kehadiran dan komitmen Wali Kota, Ketua DPW PAN NTT terpilih, Ahmad Yohan, menyatakan kesiapan seluruh mesin partai dan kader PAN di tingkat legislatif untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, termasuk Pemkot Kupang.
Anggota DPR RI ini menegaskan bahwa orientasi politik PAN pasca-pelantikan ini adalah berkolaborasi demi menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat bawah.
“Kami menyampaikan terima kasih yang luar biasa atas kehadiran kepala daerah termasuk Pak Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. PAN NTT di bawah kepengurusan yang baru berkomitmen penuh untuk membangun kolaborasi dan kemitraan yang produktif dengan daerah,” ungkap Ahmad Yohan.







Tinggalkan Balasan