Sebenarnya, suatu wilayah atau daerah dapat dikatakan layak huni jika memenuhi seluruh indikator fisik dan non-fisik bagi masyarakatnya. Selain bisa menikmati kenyamanan, masyarakatnya tentu harus mendapat berbagai kemudahan lebih daripada di kota-kota lain. Kota yang sukses layak huni akan semakin bernilai dan prestisius.

Kesadaran untuk mewujudkan kota layak huni sudah terasa dilakukan kota-kota di Indonesia. Walaupun tidak mudah, mereka melakukan berbagai upaya menggapai posisi tersebut. Kota yang mendapat predikat “layak huni” jika memiliki juga indikator menyejahterakan masyarakatnya karena semua kebutuhan tercukupi. Kebutuhan dimaksud adalah ketersediaan kebutuhan dasar, seperti perumahan, air bersih, jaringan listrik, internet, dan sanitasi. Tentu kebutuhan transportasi, fasilitas kesehatan, infrastruktur, perencanaan, hubungan sosial, kegiatan ekonomi kreatif, dan sebagainya juga terpenuhi.

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan, termasuk dukungan fungsi ekonomi, sosial, budaya, dan kualitas lingungan juga menjadi indikator. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana adanya ruang publik sebagai wadah berinteraksi anatarkomunitas agar tetap nyaman karena faktor tersebut sangat memengaruhi keamanan dan keselamatan anggota masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indonesia pernah melakukan survei dan menilai Solo, Denpasar, Yogyakarta, Banjarmasin, Tangerang, sebagai kota layak huni.

Ignatius Untung seorang Pengamat properti (2018) mengungkapkan, indeks kota layak huni harus melihat sarana penunjang untuk menyediakan kualitas hidup yang layak. Kota layak huni juga terkait dengan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang membuat survei mengenai kota terbahagia. Faktor yang dinilai pun diyakini hampir sama, seperti penilaian apakah huniannya layak ditempati atau tidak, kemacetan lalu lintas hingga sarana pendukung yang tersebar secara merata atau tidak. Selain itu, dilakukan pula penilaian ada atau tidaknya lapangan pekerjaan di kota tersebut. Jangan sampai semua kebutuhan hidup sudah terpenuhi, tetapi bekerja masih harus ke luar kota karena itu juga sama saja tidak membuat penduduk merasa nyaman.