Menurut DR. Harry Kota (Ikatan Ahli Geologi NTT), pulau-pulau di NTT terbentuk dari 3 tatanan proses geologi yaitu rangkaian Pulau Flores (busur Banda) yang dibentuk oleh pegunungan vulkanik muda, Pulau Timor (termasuk Semau, Rote dan Sabu) terbentuk dari hasil migrasi pulau – pulau di Selatan ke Utara dan Pulau Sumba yang terbentuk dari mikrokontinen yang bergerak dari Utara ke Selatan melewati Flores. Deskripsi seperti ini sangat diperlukan dan dapat menjadi salah satu daya tarik minat wisatawan untuk berkunjung ke semua lokasi wisata alam yang ada.
Beberapa lokasi wisata alam di NTT berpotensi dan dapat dikembangkan menjadi lokasi geowisata dan geopark. Pulau Flores, ada Danau Tiga Warna Kelimutu di Ende, Danau Purba Sano Nggoang di Manggarai Barat, Taman 17 Pulau Riung di Ngada, Kawasan 3 Gunung Api di Lembata, Panas Bumi Geyser di Adagae, Alor. Khusus untuk Danau Tiga Warna Kelimutu bahkan telah memiliki 3 kriteria utama untuk menjadi Geopark yaitu geodiversity, biodiversity dan cultural diversity. Sejak tahun 2019 kawasan ini telah diusulkan untuk menjadi kawasan Geopark Kelimutu dan saat ini dalam proses sosialisasi untuk ditetapkan menjadi Geopark Nasional.



Tinggalkan Balasan