Bentang alam yang ada seperti saat ini  (lautan, daratan, gunung, bukit, lembah, sungai) merupakan hasil proses geologi yang terjadi sejak awal pembentukan bumi  dan masih terus berlangsung sampai saat ini.  Proses geologi tersebut meliputi proses akibat pengaruh tekanan  dari dalam (endogen) maupun dari luar (eksogen). Proses endogen meliputi aktivitas tektonik, magnetis dan vulkanis. Sementara proses eksogen meliputi pelapukan, erosi dan sedimentasi.

Keindahan alam hasil proses geologi ini telah memberikan manfaat di seluruh aspek kehidupan seperti hasil tambang mineral dan gas bumi yang menjadi bahan energi serta material bangunan yang sangat penting bagi kelangsungan kehidupan manusia. Kemudian berbagai bentukan lanskap alam  hasil proses geologi tadi, dimanfaatkan menjadi daya tarik  wisata alam sebagai tempat rekreasi yang ada  di seluruh dunia.

Geowisata (geotourism) yang telah berkembang pada dekade 1990-an  adalah jenis kegiatan pariwisata yang terkait dengan keragaman geologi (geodiversity) yang merupakan bentukan-bentukan  tapak geologis, termasuk tapak-tapak geomorfologis (proses pembentukan geologi) dan fisiografi. Geowisata merupakan pengembangan kegiatan pariwisata minat khusus dengan basis pada obyek geologi.