Geowisata sebagai jenis wisata minat khusus dilakukan di Kawasan Geowisata dan Geopark. Kawasan Geowisata adalah suatu kawasan bentang alam yang memiliki keragaman geologi dan telah dikembangkan dalam 3 (tiga)  aspek meliputi konservasi, pembangunan ekonomi dan pengembangan masyarakat dengan prinsip – prinsip antara lain  meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif, melibatkan masyarakat setempat, memberikan kontribusi positif bagi konservasi warisan alam dan budaya serta memberikan pengalaman lebih menyenangkan bagi pengunjung/wisatawan dan sensitif terhadap budaya setempat.

Selanjutnya dengan adanya keragaman geologi, keragamanan hayati dan keragamaan budaya pada suatu Kawasan Geowisata  dapat dikembangkan dan ditingkatkan menjadi Geopark atau Taman Bumi.  Geopark adalah kawasan geografis yang memiliki situs warisan geologi (geosite) dengan bentang alam yang bernilai terkait aspek warisan geologi (geoheritage),  keanekaragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity) dan keragaman budaya (cultural diversity).