Sementara Pulau Sumba yang proses pembentukannya secara geologi sangat unik dan masih terjadi perbedaan pendapat diantara para ahli. Ada pendapat Pulau Sumba merupakan bagian dari Paparan Sunda yang terpisah dan pendapat lain mengatakan Pulau Sumba berasal dari Selatan sebagai tepian Benua Australia yang bergerak ke Utara (Hamilton,1979; Astjario,2006). Banyak rahasia alam Sumba tersimpan seperti di Bukit Wairinding, Taman Manupeu Tanah Daru, Padang Pasola Kawasan Desa Weetana Kabupaten Sumba Barat dan beberapa kawasan pantai eksotik lainnya.
Kunci dalam pengembangan Geowisata dan Geopark adalah keragaman elemen obyek geologi yang dimiliki suatu lokasi wisata alam seperti mineral, batuan, fosil, struktur/tektonik/proses geodinamika dan bentang alam. Semakin banyak dan bervariasi, akan semakin baik dan bersama dengan elemen keanekaragaman hayati dan budaya dapat dikembangkan menjadi Kawasan Geowisata dan selanjutnya menjadi Geopark. Identifikasi keragaman geologi di kawasan wisata alam di NTT merupakan langkah awal yang perlu dilakukan untuk memastikan kawasan wisata alam yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai Kawasan Geowisata dan Geopark.
Biodata Singkat
Nama : Paulinus J. Andjelicus
Pekerjaan : ASN pada Dinas Parekraf Provinsi NTT
Pendidikan : Arsitektur Unwira Kupang – Urban Planning ITB Bandung
Alamat Rumah : Jl. Gerbang Media RT 08 RW 04 Kelapa Lima Kupang
Telepon/HP : HP 081339433446
Anggota Ikatan Arsitek Indonesia Daerah NTT
Nomor anggota 10798 072 2400







Tinggalkan Balasan