Adalah kurang pas kalau menyamakan secara mutlak kondisi alamiah Hobbes dengan kondisi hidup manusia di abad 21 ini. Namun demikian, satu hal yang agak mirip dengan kondisi alamiah ala Hobbes pada abad 21 ini ialah problem persaingan dan kondisi bellum omnium contra omnes yang sudah sedang terjadi akhir-akhir ini terutama dalam konteks perang di Ukraina.
Moskow menginvasi Ukraina, sementara itu, Barat dan beberapa negara Asia seperti Jepang, Singapura dan Korea Selatan kompak membabat Rusia melalui sanksi ekonomi, pelarangan total bagi kaum olahragawan Rusia untuk tampil di seluruh ajang internasional.
Inilah factum perang semua melawan semua ala abad 21. Harap-harap saja perang ini tidak berlanjut ke perang fisik terbuka dengan mengerahkan kekuatan militer penuh dan senjata nuklir ke Ukraina lantaran dampak destruktifnya akan jauh lebih besar dari pada Perang Dunia II.
Pada titik ini kita kembali mengajukan pertanyaan Socrates di atas. Dari manakah datangnya perang, pertempuran dan perselisihan? Menurut Hobbes, secara kodrati ada tiga hal yang menyebabkan lahirnya perang atau perselisihan, yaitu kompetisi atau persaingan, keberanian dan reputasi. Sudah lama Rusia bersaing dengan dunia Barat.



Tinggalkan Balasan