Dari sini, ia mulai bekerja secara global, beradaptasi dengan berbagai budaya kerja dan standar profesional yang lebih tinggi.
Perjalanannya menunjukkan bahwa bekerja secara global tidak harus dimulai dari kota besar. Bahkan dari daerah seperti Nagekeo, peluang tetap terbuka bagi mereka yang mau belajar dan berkembang.
Kisah Florentina juga menegaskan pentingnya mindset. Ia berani memulai dari nol, berinvestasi pada diri sendiri melalui pelatihan, dan terus mengasah kemampuan. Di dunia kerja remote, kemampuan teknis, komunikasi, dan konsistensi menjadi kunci utama.
Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi digital Indonesia bahwa dengan tekad dan usaha, peluang global selalu terbuka. Florentina Gloria adalah bukti bahwa mimpi besar tidak mengenal batas geografis. (*/ab)





Tinggalkan Balasan