Daerah  

Inspirasi dari Indonesia Timur, Kisah Florentina Gloria Berkarier Remote ke Dunia Global

Florentina Gloria. (Foto: Dok. Istimewa)

Kupang, KN-Di era digital, batas geografis bukan lagi penghalang untuk meraih karier global. Kisah Florentina Gloria membuktikan bahwa siapa pun bisa sukses, dari mana pun berada.

Berasal dari Lampung dan kini tinggal di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Florentina berhasil membangun karier remote hingga menembus pasar internasional.

Florentina merupakan lulusan S2 Manajemen dan pernah menjabat sebagai manager di salah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia. Pengalaman tersebut membentuk karakter disiplin dan berorientasi target.

Namun, kehidupannya berubah ketika ia memutuskan menikah dan mengikuti pasangan tinggal di Indonesia Timur. Ia harus meninggalkan pekerjaannya dan sempat merasa kehilangan arah.

“Saya itu orangnya gak bisa diam, kalau diam bikin stres karena terbiasa cari uang setelah lulus kuliah,” ungkapnya.

Dalam kondisi “jobless”, Florentina tidak menyerah. Ia mulai mencari peluang kerja yang bisa dilakukan dari mana saja dan menemukan profesi Virtual Assistant (VA). Dari sana, ia tertarik mendalami digital marketing.

“Aku cari tahu lebih dalam, lalu tertarik sebagai VA digital marketing. Ternyata scope-nya luas,” katanya.

Ia pun mulai belajar serius dengan mengikuti berbagai bootcamp dan mengambil sertifikasi BNSP di bidang digital marketing yang berhasil ia selesaikan pada tahun 2023. Namun, perjalanan di dunia remote ternyata tidak mudah.

“Proses recruitment di dunia remote berbeda sekali dengan yang offline,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Belum Dapat Informasi Terkait Pelantikan Kepala Daerah Terpilih

Salah satu tantangan terbesar adalah membangun portofolio. Ia bahkan pernah menerima bayaran hanya Rp20.000 untuk sebuah tulisan demi mengumpulkan hasil kerja.

“Padahal standarnya bisa 70 ribu sampai 150 ribu, tapi itu aku lakukan untuk portfolio,” kenangnya.

Selama sekitar enam bulan, ia fokus membangun portofolio sambil menghadapi berbagai penolakan. Namun, setiap kegagalan justru menjadi bahan evaluasi.

“Setiap gagal, aku belajar lagi apa yang kurang,” ujarnya.

Ketekunan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Florentina berhasil bergabung dengan sebuah agency digital marketing di Bali yang membawanya menangani klien hingga ke tingkat internasional.

Dari sini, ia mulai bekerja secara global, beradaptasi dengan berbagai budaya kerja dan standar profesional yang lebih tinggi.

Perjalanannya menunjukkan bahwa bekerja secara global tidak harus dimulai dari kota besar. Bahkan dari daerah seperti Nagekeo, peluang tetap terbuka bagi mereka yang mau belajar dan berkembang.

Kisah Florentina juga menegaskan pentingnya mindset. Ia berani memulai dari nol, berinvestasi pada diri sendiri melalui pelatihan, dan terus mengasah kemampuan. Di dunia kerja remote, kemampuan teknis, komunikasi, dan konsistensi menjadi kunci utama.

Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi digital Indonesia bahwa dengan tekad dan usaha, peluang global selalu terbuka. Florentina Gloria adalah bukti bahwa mimpi besar tidak mengenal batas geografis. (*/ab)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS