“Aku cari tahu lebih dalam, lalu tertarik sebagai VA digital marketing. Ternyata scope-nya luas,” katanya.

Ia pun mulai belajar serius dengan mengikuti berbagai bootcamp dan mengambil sertifikasi BNSP di bidang digital marketing yang berhasil ia selesaikan pada tahun 2023. Namun, perjalanan di dunia remote ternyata tidak mudah.

“Proses recruitment di dunia remote berbeda sekali dengan yang offline,” ujarnya.

Salah satu tantangan terbesar adalah membangun portofolio. Ia bahkan pernah menerima bayaran hanya Rp20.000 untuk sebuah tulisan demi mengumpulkan hasil kerja.

“Padahal standarnya bisa 70 ribu sampai 150 ribu, tapi itu aku lakukan untuk portfolio,” kenangnya.

Selama sekitar enam bulan, ia fokus membangun portofolio sambil menghadapi berbagai penolakan. Namun, setiap kegagalan justru menjadi bahan evaluasi.

“Setiap gagal, aku belajar lagi apa yang kurang,” ujarnya.

Ketekunan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Florentina berhasil bergabung dengan sebuah agency digital marketing di Bali yang membawanya menangani klien hingga ke tingkat internasional.