Melki juga memberikan peringatan tegas kepada pengelola dapur dan mitra agar tidak mencari keuntungan tambahan di luar ketentuan program.
“Jangan bikin gerakan tambahan untuk cari untung. Kalau ketahuan, pasti akan ditindak,” tegasnya.
Ia bahkan mengaku turut memantau langsung pelaksanaan program, termasuk melalui kegiatan yang dilakukan oleh keluarganya dalam mengelola dapur sebagai bagian dari evaluasi.
Gubernur menilai keberhasilan program ini juga ditopang oleh kedisiplinan dan militansi para pelaksana, termasuk unsur TNI yang terlibat dalam pengawasan.
“Disiplin itu kunci. Kenapa program besar selalu libatkan TNI-Polri? Karena mereka punya disiplin kerja yang kuat,” katanya.
Ia bahkan menyebut program MBG sebagai bentuk “perjuangan baru” dalam bidang pangan yang melahirkan “patriot-patriot bangsa” di sektor tersebut.
Selain aspek teknis, Melki menyoroti pentingnya komunikasi publik dalam menyampaikan keberhasilan program. Ia mengusulkan agar testimoni penerima manfaat didokumentasikan dan dipublikasikan secara sistematis.





Tinggalkan Balasan