Di titik ini, tak ada kata lain yang tepat dan tampan hanyalah selain rakyat kita sekarang ini membutuhkan pemimpin yang (masih) dapat dipercayai. Salah satu ungkapan kepercayaan itu adalah ketika rakyat dapat mempercayakan nasib dan masa depan mereka kepada pemimpinnya (nanti pada hari pencoblosan, Rabu 27 November 2024). Rakyat yakin bahwa di bawah kepemimpinannya berbagai persoalan dapat diselesaikan atau sedikit-banyaknya diringankan.

Sesungguhnya kita membutuhkan pemimpin yang mampu melihat nasib dan harapan rakyat sebagai nasib dan harapannya sendiri. Karena nasib dan harapan rakyat itu adalah nasib dan harapannya sendiri maka ia (atau mereka) harus mampu menghayati apa sesungguhnya yang dibutuhkan rakyat, sehingga mampu mencari solusi-solusi yang tepat. Pemimpin seperti itu adalah pemimpin yang tidak teralienasi dari rakyatnya. Kita membutuhkan pemimpin yang dipercaya dan mampu menyelesaikan neka masalah yang dihadapi rakyatnya. Mereka yang memperoleh kredibilitas tinggi, tidak lagi membutuhkan kampanye-kampanye yang mahal, yang menghabiskan energi dan biaya yang super tinggi. Karena kinerja itu sendiri merupakan kampanye yang sangat hidup dan dikenang oleh rakyatnya. (*)