Kupang, KN – Memperingati Hari Pahlawan ke-78 pada 10 November 2023, OSIS SMAK Giovanni Kupang lakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Loka, Kupang.

Kegiatan yang diikuti oleh 61 orang siswa yang tergabung dalam pengurus OSIS dan guru ini berlangsung hikmat, meski dalam suasana panas terik.

Samuel Soi, S.Pd, Pembina OSIS sekolah itu mengatakan bahwa kegiatan ziarah ke Taman Makan Pahlawan kali ini merupakan realisasi salah satu program kerja OSIS, yang bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan bangsa khususnya pahlawan yang berasal dari provinsi NTT.

“Peringatan Hari Pahlawan tahun ini merupakan momentum bagi kita, terutama para siswa untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, terutama para pahlawan lokal yang hampir terlupakan bahkan tidak dikenal oleh para siswa. Oleh karena itu, untuk memberikan edukasi kepada para siswa peziarah, mereka diberi tugas untuk mencatat minimal 5 orang pahlawan yang dimakamkan di sini dan mencari referensi tentang sejarah kepahlawanannya untuk selanjutnya dipresentasikan di hadapan para siswa dan guru saat apel pagi di sekolah,” jelas Samuel.

Selanjutnya Samuel menambahkan bahwa, kegiatan ini juga merupakan salah satu input yang nyata untuk para siswa agar memiliki semangat perjuangan untuk memajukan bangsa dalam berbagai bidang keahlian masing-masing.

Di tempat terpisah, Ketua OSIS SMAK Giovanni Kupang, Gabriel Kopa Rihi menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan tahun ini merupakan wujud partisipasi dan kepedulian siswa dalam memperingati dan mengenang patriotisme pahlawan bangsa, terutama mereka yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan ini. Selain itu, menurut Gabriel kegiatan ziarah ini merupakan edukasi lanjutan untuk mengenal pahlawan-pahlawan yang ada di daerah.

“Kami berharap agar kegiatan seperti ini terus diagendakan dan juga melibatkan lebih banyak siswa lagi agar dapat menambah wawasan dan menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dengan mengenang jasa para pahlawan bahkan meneruskan perjuangan yang telah mereka lakukan di masa lampau,” demikian kata Gabriel.

Ketika ditanya tentang pahlawan daerah yang mengisnpirasi, Gabriel mengatakan bahwa di antara para pahlawan yang ada di makam ini, ia sangat mengapresiasi mantan Bupati Sikka, PS da Cunha, yang menurutnya mampu memimpin Sikka pada tahun 1960 -1967, meski dalam berbagai kesulitan termasuk dana dan sumber daya yang pada waktu itu masih belum dikelola secara baik.

Sebelum kembali ke sekolah, para peziarah menyempatkan diri untuk membersihkan area pemakaman dengan mengumpulkan sampah yang berserakan di sana sekaligus memanjatkan doa bagi para pahlawan yang ada di sana. (mra/kn)