Tenun ikat juga menjadi jalan komunikasi simbolik. Komunikasi simbolik melalui tenunan maksudnya menjadi tanda yang dapat mewakili makna suatu fenomena atau peristiwa dalam kehidupan sekitarnya yang dilambangkan dalam motif dalam tenunan Malaka.

“Simbol fisik dalam tenun Malaka dapat dilihat dari motif dan corak yang melekat pada kain Tenun Malaka yang biasa dipakai dalam event atau ritual tertentu misalnya perwakinan secara adat, kematian dan tata cara budayaainnya dalam masyarakat Malaka,” terangnya.

Simbol verbal pemaknaan dan nilai-nilai yang melekat pada tenunan Malaka secara umum ataupun makna-makna filosofis yang terkandung di dalam motif dan corak Tenunan Malaka yang disebut budaya simbolik yang tak berwujud berupa nilai dan norma filofofis (Ritzer, 2016)  budaya simbolik yang tidak berwujud ini berupa kumpulan keyakinan atau kepercayaan, nilai, norma dan bahasa.

Ia menambahkan, Tenunan Malaka merupakan salah satu karya busaya yang mengandung pesan-pesan komunikasi simbolik. Karya tenun dalam berbagai bentuk dan corak mengkomunikasikan berbagai nilai dan pesan-pesan filosofis, religius, social dan bahkan tidak sedikit memuat pesan-pesan magis. Tenun Malaka dipandang sebagai salah satu instrumen komunikasi simbolik dalam masyarakat Malaka. (*)