Pemertahanan
Pemertahanan kawasan hutan lindung di Wae Rebo dan sekitarnya pun perlu mendapat perhatian. Kawasan ini menjadi sumber pasokan air. Perlindungan hutan sebagai wujud pengembalian keindahan serta pemulihan daya dukung alam untuk sebuah industri ekoturisme. Jika ini berhasil, maka tampak keunggulan paradigma pembangunan berbasis alam dan bukan paradigma yang merusak alam melalui kegiatan ekstraktif dan eksploitatif, seperti pertambangan atau perkebunan modern.
Dalam konteks ekoturisme, kegiatan restorasi perlu didampingi dengan pemetaan kawasan untuk fungsi tertentu, tanpa menghilangkan “roh” hutan lindung. Dalam hal ini konversi lahan menjadi dominan. Ini harus diwaspadai karena kerap menimbulkan kontroversi. Secara indikatif konversi ini bisa mencakup pengalihan fungsi, perluasan manfaat, sekaligus pemaknaan ulang terhadap alam dan lingkungan hidup Wae rebo dan sekitarnya.
Pengalihan fungsi terjadi pada lahan atau area yang tidak ekonomis. Perlu menghindari pengalihan lahan/kawasan yang potensial untuk pertanian atau pengalihan kawasan yang memiliki situs historis, kebudayaan, atau bermakna sakral dan religious. Lereng bukti yang sangat terjal, tandus, dan rawan longsor dapat dialihfungsikan jadi kawasan berpotensi edukatif dan rekreatif. Rekayasa sains dan teknologi amat membantu konversi semacam ini.



Tinggalkan Balasan