Dalam sistem transmisi Nuning menjelskan
TV Analog : menggunakan sinyal analog sehingga membutuhkan satu pemancar untuk tiap satu pemancar untuk tiap satu kanal transmisi
TV Digital : Menggunakan signal digital dan teknologi multipleksing yang bisa memancarkan maksimal 12 kanal sekaligus

“Kualitas Gambar dan Suara
TV Analog : semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang sedangkan TV Digital : gambar dan suara tetap bersih dan jernih,” ungkpnya.

Sementara pemateri terakhir Onsa Joman selaku Praktisi Komunikasi dan Pegiat Komunitas menyampaikan ketersedian TV di setiap rumah tangga tergantung pada beberapa faktor ; daya beli, infrastruktur (Listrik), kebutuhan, ketertarikan

Sehingga menurutnya masyarakat Matim sangat menggunakan TV Digital.

“Sangat Siap, Fakta di Matim menggunakan TV Parabola atau TV satelit ( biaya mahal ), Fakta di Matim gonta ganti receiver, Fakta di Matim tanpa PLN, orang beli generator,” tandasnya.