Kupang, KN – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat permanen.
Untuk tingkat provinsi, jumlah sekolah dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.
Khusus di Nusa Tenggara Timur (NTT), pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Kupang disebut telah mencapai sekitar 72 persen.
Pemerintah menargetkan fasilitas pendidikan tersebut mulai beroperasi pada Juli 2026.
Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (31/5/2026).
“Untuk Kabupaten Kupang, progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen sudah sekitar 72 persen dan ditargetkan mulai digunakan pada Juli 2026,” ujar Saifullah.
Program Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school dengan dukungan fasilitas pendidikan berbasis teknologi.
Peserta didik yang diterima diprioritaskan berasal dari keluarga miskin, termasuk anak-anak petani, nelayan, buruh, serta pekerja sektor informal.





Tinggalkan Balasan