Tapi tanpa modal kerja, masyarakat NTT yang berada di kampung-kampung bisa apa? Mereka hanya punya lahan, tapi tidak punya tanaman, bibit, pupuk, dan akses untuk menjual hasil produksi. Apa bisa mereka mendapat modal kerja?

Kredit Mikro Merdeka

Sebagai pendukung kinerja pemerintah daerah, Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) selalu ada dalam setiap kunjungan kerja Gubernur Viktor Laiskodat. Kehadiran Bank NTT sebagai bank milik pemerintah daerah ternyata punya misi tertentu.

Foto bersama penerima Kredit Mikro Merdeka bersama Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefan Messakh dan Ketua DPRD TTU Hendrik Frederikus Bana (Foto: Ama Beding)

Sebelumnya Bank NTT seolah stagnan dan murni mengurus bisnis untuk mendatangkan keuntungan perusahaan. Namun pola ini diubah secara radikal, kala Harry Alexander Riwu Kaho dipercayakan menduduki kursi Direktur Utama Bank NTT.

Bank NTT tidak lagi duduk di belakang meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat. Pengurus dan Direksi Bank NTT pun tidur dari kampung ke kampung bersama Gubernur Viktor untuk memberikan fasilitas modal kerja dan pendidikan literasi keuangan menabung sejak dini, bagi siswa siswi di seluruh Nusa Tenggara Timur.