Sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa, Bank NTT pada tahun ini menyelenggarakan festival Desa Binaan Bank NTT yang melibatkan 5 Desa/Kelurahan di setiap Kabupaten/Kota di NTT. Dalam skema ini, Bank NTT akan hadir dan bekerja sama dengan BumDes dan pelaku UMKM untuk memproduksi dan mengembangkan potensi unggulan desa. Pelaku UMKM akan dirangsang melalui Kredit Mikro Merdeka, sehingga produk unggulan seperti makanan, minuman, hingga destinasi wisata bakal dipoles lebih baik untuk dijual demi meningkatkan PADes.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai pemegang saham pengendali dalam kunjungannya ke Desa Binaan Bank NTT yakni Desa Ajaobaki meminta agar 5 Desa Binaan Bank NTT harus didesain dengan baik seperti Desa Ajaobaki. Desa Binaan Bank NTT harus punya restoran serta BumDes Mart dan memasarkan produk lokal milik masyarakat setempat.

Penyerahan Tabungan SIMPEL untuk pelajar SMKN 1 Oelamasi Kabupaten Kupang oleh Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT Endri Wardono (Foto: Ama Beding)

Di bidang pendidikan, Bank NTT juga hadir dalam setiap kunjungan Gubernur NTT untuk memberikan fasilitas Tabungan SIMPEL. Tabungan SIMPEL atau Simpanan Pelajar dicetuskan oleh pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memiliki beragam manfaat untuk pelajar. Setiap pelajar akan mendapatkan tabungan dengan saldo sebesar Rp500.000. Lewat tabungan SIMPEL, para pelajar dilatih untuk gemar menabung sejak dini. Di situlah fungsi literasi keuangan berjalan dengan baik bukan hanya bagi pelajar di perkotaan, tapi juga untuk pelajar yang berada di kampung-kampung.

Dukung Bank NTT

Sebagai mitra pemerintah dan motor percepatan pembangunan di daerah, peran Bank NTT menjadi sangat strategis. Saat negara dalam situasi ekonomi melemah karena Covid-19, Bank NTT terus menggenjot penyaluran kredit, agar perekonomian di desa terus bergerak.

Kinerja Bank NTT dalam melayani masyarakat NTT berbanding lurus dengan prestasi-prestasi yang diraih sepanjang tahun 2021, di mana Bank NTT berhasil meraih 8 penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Bank NTT dalam sejarah juga berhasil naik kelas dari Bank Cukup Sehat menjadi Bank Sehat menurut penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tidak heran jika Gubernur Viktor menyebut Bank NTT sebagai Bank yang berkembang dengan sangat luar biasa dan siap menjadi Bank Devisa pada 2023 nanti.