Makna dari ritual Natal tidak pernah terletak pada megah dan indahnya aksesoris-aksesoris Natal seperti yang terpajang dalam gereja, rumah, tempat-tempat publik dan kerennya pakaian baru, melainkan makna terdalam dari perayaan Natal terletak pada bagaimana seharusnya kaum Kristiani mengarahkan hati, pikiran dan batin untuk masuk lebih jauh ke dalam konteks historis kelahiran Yesus di dalam kandang binatang di kota Betlehem guna menimbah spiritualitas kasih, damai, kejujuran, kerendahan hati, solidaritas, kebenaran, kesetaraan, kesederhanaan, persaudaraan dan lain sebagainya untuk kemudian diaplikasikan ke dalam kehidupan praktis sehari-hari terutama di masa pandemi Covid-19 dan situasi dunia yang kian menjauh dari keutamaan-keutamaan moral. Dengan demikian kita sungguh akan merasakan hadirnya revolusi Surga dalam hidup kita dan sudah tentu menjadi warga Kerajaan Allah. (*)