Melalui tulisan ini saya mengajak wali murid khusus dan masyarakat secara luas untuk senantiasa meningkatkan kepedulian kita kepada dunia pendidikan anak. Revolusi mental sebagai bentuk aktualisasi pendidikan karakter harga mati. (*)

Penulis adalah mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, FKIP, Unika Santu Paulus Ruteng.