Untuk mensukseskan tujuan dari sistem pendidikan nasional di Indonesia, tenaga pendidik atau guru harus lebih memperhatikan pendidikan karakter dan tidak hanya fokus pada pendidikan yang menekankan pada kecerdasan intelektual. Karena pada hakikatnya, guru yang sukses bukan hanya orang yang berhasil membuat muridnya paham akan teori dan rumus pelajaran semata, tetapi guru yang sukses merupakan orang yang dapat membentuk pola pikir dan karakter muridnya dari tidak baik menjadi baik dan dari yang baik menjadi lebih baik. Namun tidak dapat dipungkiri, sekarang pelajar dan tenaga pengajar/guru berada dalam masa-masa yang sulit akibat pandemi covid-19. Sistem pendidikan yang sekarang serba daring seakan membuat pendidikan hanya terfokus pada teori dan buku, tanpa mempertimbangkan kabar atau keadaan karakter peserta didik. Ini bukanlah salah dari tenaga pengajar, tetapi situasi sekaranglah yang mengakibatkan hal ini mau atau tidak mau harus diterima. Maka dari itu, orang tua yang sekarang beralih fungsi menjadi guru untuk anaknya, juga harus membina anaknya agar tetap berada dalam rana pendidikan karakter sebagaimana mestinya.



Tinggalkan Balasan