Masalah ekonomi dari pola pelayanan kesehatan juga akan terjadi pada sistem pelayanan yang berdasarkan pada fee for sevice dan dibayar dari kocek pemakai jasa pelayanan medis. Fee for service adalah sistem pembayaran yang didasarkan pada jumlah dan jenis pelayanan yang diterima, tanpa melihat apakah hal itu masih dalam rangkaian untuk mengobati satu jenis penyakit. Pola demikian akan membuka peluang jebakan ketidakefisienan dan ketidakefektifan, yang jika dihitung dalam skala nasional akan merupakan pemborosan yang cukup besar.

Pembayaran dari kocek pemakai jasa akan membuka peluang ketidakmerataan. Mereka yang mempunyai uang lebih banyak akan lebih mendapat perhatian, dan selanjutnya akan menentukan jenis  dan jumlah pelayanan yang harus disediakan. Penyediaan pelayanan medis tidak lagi melihat apakah didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat atau tidak, tetapi lebih didasarkan pada apakah ada “pembeli yang berminat” atau tidak. Mereka yang kurang dana akan semakin dilupakan, sehingga cita-cita pemerataan akan semakin jauh dari harapan.