Dengan demikian, dapat dijelaskan sekali lagi, bahwa penulisannya di sebagai awalan mesti serangkai dengan kata kerja di belakangnya sehingga membentuk satu kata turunan dari kata tersebut. Bentuk di sebagai awalan  berfungsi untuk membentuk kata kerja pasif.

Sedangkan bentuk di sebagai kata depan berfungsi sebagai keterangan tempat. Bentuk di dikatakan sebagai kata depan apabila diikuti oleh kata benda. Penulisannya mesti terpisah dengan kata yang mengikutinya sehinga membentuk sebuah frasa. Frasa yang mengandung kata depan ini biasanya disebut sebagai frasa preposisional.

Kembali pada dua tulisan yang dikutip di atas, sangat disayangkan. Dikatakan demikian, karena di bagian bawah tubuh tulisan itu tercantum dengan jelas nama editor yang mengedit tulisan tersebut. Meskipun sudah diedit, tetapi masih salah. Tidak bisa dibayangkan seandainya tidak diedit.

Seandainya pula kesalahan ini ditemukan dalam media sosial seperti Facebook, mungkin tidak jadi soal berat. Sebab, penerbitan tulisan di media sosial hanya melalui pertimbangan pribadi pemilik akun atau penulis.