Kata yang dilekatkan dengan awalan di disebut kata kerja berimbuhan. Awalan di memiliki makna apabila dilekatkan pada kata lain. Fungsi utama awalan di ialah untuk membentuk kata kerja pasif.

Kedua, di sebagai kata depan. Di dikatakan sebagai kata depan apabila dia berada dengan kelas kata benda (nomina) yang mengikutinya.  Di sebagai kata depan dengan kata benda yang mengikutinya membentuk sebuah frasa.

Oleh karena itu, bentuk di dengan kata benda yang mengikutinya mesti ditulis secara terpisah. Misalnya, di (kata depan) dan rumah (kata benda). Kedua kata ini ditulis secara terpisah menjadi frasa di rumah (frasa preposisional) bukan  kata dirumah. Kata depan di akan memiliki makna bila berbentuk frasa. Dan, kata depan di biasanya berfungsi sebagai keterangan tempat atau lokasi.

Dengan demikian, kita dapat melihat bagaimana perbedaan di sebagai awalan dan di sebagai kata depan yang kerap sulit dibedakan sehingga menimbulkan kesalahan dalam pemakaiannya.

Di bawah ini ada sebuah kutipan yang mengandung bentuk di. Tulisan tersebut ditemukan dari sebuah media massa yang enggan penulis sebutkan namanya.

 “Seperti yang di lansir dari media Matanews.net. Sekretaris Daerah NTT, Benediktus … mengatakan, guru dan tenaga kependidikan…

Dalam kutipan berita di atas, terdapat penggunaan bentuk di yang diikuti oleh kata lansir. Apakah penulisannya benar? Untuk mengetahui itu, hal yang perlu dipahami adalah bentuk di di atas sebagai kata depan atau awalan?

Terlebih dahulu kita melihat kata yang mengikuti di belakangnya, apakah termasuk kelas kata benda atau kata kerja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata lansir merupakan jenis verba atau kata kerja.

Kembali lagi pada konsepnya, bahwa di yang diikuti oleh kata kerja merupakan bentuk awalan. Maka di di atas berkedudukan sebagai awalan. Dengan demikian, di sebagai awalan mesti ditulis sambung dengan kata yang berada di belakangnya, yaitu kata lansir. Penulisan yang benar ialah dilansir.  Pada umumnya, awalan di berfungsi untuk membentuk kata kerja pasif.  Jadi, penulisan bentuk di dalam kutipan di atas tidak tepat atau salah.