Kedua, di sebagai kata depan. Di dikatakan sebagai kata depan apabila dia berada dengan kelas kata benda (nomina) yang mengikutinya.  Di sebagai kata depan dengan kata benda yang mengikutinya membentuk sebuah frasa.

Oleh karena itu, bentuk di dengan kata benda yang mengikutinya mesti ditulis secara terpisah. Misalnya, di (kata depan) dan rumah (kata benda). Kedua kata ini ditulis secara terpisah menjadi frasa di rumah (frasa preposisional) bukan  kata dirumah. Kata depan di akan memiliki makna bila berbentuk frasa. Dan, kata depan di biasanya berfungsi sebagai keterangan tempat atau lokasi.

Dengan demikian, kita dapat melihat bagaimana perbedaan di sebagai awalan dan di sebagai kata depan yang kerap sulit dibedakan sehingga menimbulkan kesalahan dalam pemakaiannya.

Di bawah ini ada sebuah kutipan yang mengandung bentuk di. Tulisan tersebut ditemukan dari sebuah media massa yang enggan penulis sebutkan namanya.

 “Seperti yang di lansir dari media Matanews.net. Sekretaris Daerah NTT, Benediktus … mengatakan, guru dan tenaga kependidikan…