Pos pelayanan kesehatan diperkuat oleh jajaran dokter spesialis, dokter umum, dan dokter gigi yang siap melayani seluruh lapisan masyarakat secara inklusif tanpa memandang latar belakang suku atau keyakinan tertentu. Sementara itu, Pelita Kasih Preschool diproyeksikan mengakomodasi anak usia 2 hingga 6 tahun lewat adopsi sistem pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dengan pengantar bahasa Inggris penuh oleh guru-guru tersertifikasi.
Sebagai penutup dari rangkaian seremoni peresmian, panitia menyelenggarakan aksi sosial berupa pengobatan dan pemeriksaan kesehatan massal secara cuma-cuma. Kegiatan kemanusiaan ini menggerakkan sekitar 20 praktisi kesehatan dari berbagai keahlian profesi, dan sukses menyasar 200 penerima manfaat yang berasal dari jemaat internal maupun warga umum di sekitar lingkungan gereja. (agn)





Tinggalkan Balasan