“Di tahun kedua, diharapkan seperti membangun rumah, kita sudah bisa melihat bentuknya,” pungkasnya.
Meski demikian, Dr. Rudi Rohi menegaskan, pada akhirnya otoritas refleksi tetap berada di tangan pembaca dalam menilai isi dan makna dari buku tersebut. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan