Dr. Rudi menambahkan, program-program yang dijalankan dimulai dari kondisi awal yang terbatas. Dalam buku tersebut juga dibahas sejumlah program, termasuk konsep One Village One Product (OVOP), serta rencana kerja ke depan.

“Di tahun kedua, diharapkan seperti membangun rumah, kita sudah bisa melihat bentuknya,” pungkasnya.

Meski demikian, Dr. Rudi Rohi menegaskan, pada akhirnya otoritas refleksi tetap berada di tangan pembaca dalam menilai isi dan makna dari buku tersebut. (*)