“Kami berharap tahun ini dividen bisa meningkat menjadi minimal Rp8 miliar. Saat ini, kami juga tengah menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Bisnis (RKAB) untuk tahun 2026 yang ditargetkan selesai akhir November,” ujar Fanggidae.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan Jamkrida NTT dapat terus berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam pemberdayaan UMKM di Nusa Tenggara Timur. (*)