Melki Laka Lena juga mengingatkan tentaang Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang merupakan hal penting yang perlu diketahui ibu-ibu yang baru saja melahirkan. Pasalnya, IMD akan melatih gerak motorik dari bayi yang baru lahir, juga akan menjadi salah satu pengaruh penting untuk masa depan anak kelak.

Melki Laka Lena saat ini meminta kesediaan salah satu peserta bersama Ety Werang untuk menjelaskan soal IMD. “Setelah bayi dilahirkan dan setelah tali pusat dipotong dan diklem langsung diletakkan di dada ibunya dan diberikan waktu 1-2 jam untuk bayi itu secara mandiri mencari puting susu ibunya sendiri. Kulit bayi dan ibunya bersentuhan dan bayi akan mencari puting susu ibunya sendiri. Hal itu akan melatih gerak motorik maupun tetoriknya, dan diharapkan nantinya kalau sudah besar bayi tersebut aktif dan pintar di masa depannya,” sebut Ety Werang.

Melki Laka Lena mmberikan apresiasi kepada Ety Werang yang sangat paham soal IMD, dan berharap agar semua nakes yang membantu persalinan agar menerapkan IMD. “Mungkin banyak orang yang tidak paham tentang teori maupun praktek dari IMD itu sendiri. Saya keliling seluruh Indonesia dari Papua sampai Aceh dan segala macam tempat. Jarang saya ketemu orang yang tahu teori maupun prakteknya. Namun ada seorang kader posyandu di Atambua, kader tersebut paham teori ini dan dia sudah praktekkan di dua anaknya. Dia mengatakan di bidan, dia sudah mengatup kelainan 50 anak di Atambua itu pakai metode ini. Dan yang seperti itu benar. Saya minta semua kader posyandu dan nakes untuk menerapkan IMD ketika membantu persalinan,” jelas Melki Laka Lena.