“Kegiatan ini meliputi persiapan tim assesment Wash-fit di Puskesmas sasaran, assesment Wash-fit di Puskesmas sasaran, dan Workshop risk analysis and advicacy strategy hasil assesment Wash-fit, ” ujarnya.
Out put yang kedua, kata Ali, meningkatnya kapasitas infrastruktur Wash di Fasilitas layanan kesehatan terpilih.
“Kegiatan yang dilaksanakan untuk ini adalah upgrading Wash-fit di Puskesmas sasaran, workshop penyusunan SOP untuk infection, prevention, and control (IPC), dan Workshop of lessons learn, ” bebernya.
Ia menambahkan, out put yang ketiga adalah monitoring and sharing for scaling up dengan kegiatan meliputi monitoring input data ke Sikelim system, dan joint monitoring visit ke Puskesmas.
Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan UNICEF Kantor Perwakilan NTT dan NTB, Rostia La Ode Pado, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Dukcapil Provinsi NTT, Iwan Pellokila, dan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Kupang, I. G. A. Ngurah Surnawa.
Hadir pula narasumber dari Kemenkes RI,
Adhy, Perwakilan Dinas Kesehatan, Dukcapil Provinsi NTT, Perwakilan HAKLI Provinsi NTT, Perwakilan Bapelitbangda Kota Kupang, dan dinas terkait bersama
Kepala Puskesmas dan Tenaga Kesehatan Lingkungan di 12 Puskesmas di Kota Kupang. (*/kn)





Tinggalkan Balasan