Kupang, KN – Program peningkatan layanan air, sanitasi, higiene (WASH) dan Pengelolaan Limbah Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Dengan WASH-FIT sangat dibutuhkan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan Kota Kupang menggandeng Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) bermitra dengan UNICEF mengadakan sosialisasi pelaksanaan progran tersebut.
Kegiatan berlangsung selama dua hari di Hotel Neo Kupang, Rabu 9 Agustus hingga Kamis 10 Agustus 2023, dan melibatkan 12 Puskesmas di Kota Kupang.
Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang dr M. Ihsan dalam sambutannya mengatakan, kesehatan lingkungan (Kesling) memiliki pengaruh yang cukup besar untuk kehidupan manusia.
Ia menjelaskan, 40 persen kesehatan lingkungan mempengaruhi derajat hidup manusia. Sehingga kesehatan lingkungan yang mencakup rumah, fasilitas umum, dan lingkungan kerja harus diperhatikan dengan baik.
“Harus ada penetapan standar dan kualitas mutu tanah dan air. Standar yang bagus maka diharapkan out put nya juga bagus dalam intervensi stunting, ” tegasnya.
dr Ihsan menuturkan, air bersih dan udara bersih tidak hanya membuat keluarga sehat, tetapi juga mampu menekan angka kematian ibu dan anak.
“Kalau lingkungan tidak baik maka tentunya keluarga akan susah mendapat derajat kesehatan yang baik,” cetusnya.
Ia mengingatkan para Kepala Puskesmas di Kota Kupang agar tidak membuang limbah medis secara sembarangan karena akan berbahaya, dan bisa diproses hukum.
Puskesmas juga harus memilah sampah medis sehingga proses pemusnahan maupun daur ulang dapat berjalan baik.
“Puskesmas tidak boleh memiliki Insinerator. Karena, insinerator tidak boleh ada di kawasan permukiman. Tetapi jangan membuang sampah sembarang. Sampah medis infeksius kalau dibuang sembarang maka kasian masyarakat juga,” tandasnya.
Ia menambahkan, penerapan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) harus dilakukan dengan baik melalui pola pemberdayaan masyarakat.
Koordinator Program YKMI, Turmizi Ali mengatakan, ada tiga out put yang perlu dicapai. Out out yang pertama yaitu, ada peningkatan kapasitas sistem kesehatan untuk infeksi pencegahan, dan pengendalian (IPC) melalui implementasi Wash-fit.







Tinggalkan Balasan