“Karena saya kadang kasi tinggal mereka itu sampai berminggu – minggu. Itulah kecintaan saya terhadap pekerjaan ini” terangnya.

Sason Helan menambahkan, perjalanan 30 tahun mengabdi di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Swasti Sari bukan perkara muda.

“Tantangan selalu muncul, tetapi kita sangat kompak antara pengurus dan pengawas, sehingga tantangan yang dihadapi bisa diatasi” pungkasnya.

Kisah hidup Sason Helan diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda dan memberikan semangat dalam berkiprah untuk sebuah kemajuan.

Untuk diketahui, narasumber yang dihadirkan dalam acara peluncuran dan bedah buku biografi Sason Helan adalah alih ekonomi NTT, Fritz Fanggidae dan Wakil Bupati Kabupaten Sikka, Romanus Woga. (*)