Ia menambahkan, dari proses ini akan dibutuhkan beberapa kelengkapan administrasi. “Setelah kita diskusi total biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti proses rekruitmen sampai pengiriman itu sudah termasuk ticket, asuransi, dan visa kurang lebih Rp9.700.000. Kita memberikan bantuan kredit profesi bagi siswa/i dengan bunga NOL persen,” katanya.
Bagaimana mengembalikannya dari total 51.700.000. Dirut Alex menjelaskan, setelah siswa-siswi ini berada di Jerman dia langsung ditanggung oleh Yayasan ini untuk nanti didistribusikan pada tempat-tempat kerja yang sudah terfasilitasi atau sudah terkoneksi dengan lembaga ini.
“Setiap bulan penghasilannya itu selain untuk biaya hidup tetapi juga ada kewajiban untuk melunasi donasi yang diberikan yaitu Rp 42 juta dan juga pinjaman yang diterima 10 juta. Dalam waktu 2 sampai 4 tahun, dia sudah menjadi mandiri dan dia sudah boleh bekerja atau boleh melakukan rekrutmen atau memberikan referensi kepada pihak Dinas Pendidikan untuk anak-anak atau keluarga yang dimiliki untuk mengikuti program ini. Mudah-mudahan dalam bulan Juni kita sudah selesai melaksanakan rekrutmen dan proses kursus bahasa Jerman sudah dapat dilaksanakan,” katanya.





Tinggalkan Balasan