“Kalau hujan berlebihan, harus efakuasi diri ke titik aman untuk keselamatan nyawa. Karena apapun yang dikerjakan pemerintah tidak akan berhasil kalau masyarakat tidak peduli,” tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka mengimbau oprator laut seperti ASDP, Garda Maritim, PT. Flobamor, Pelni, Kapal Perintis maupun driver bus untuk selalu waspada.

“Karena di NTT wilayahnya kepulauan, maka umumnya orang lebih sering gunakan kapal feri. Tetapi sekarang dihentikan sementara waktu karena cuaca buruk,” jelas Isyak Nuka.

Sementara untuk para driver, Isyak Nuka mengimbau untuk selalu hati-hati di daerah yang rawan bencana seperti longsor, pohon tumbang dan banjir.

“Itu harus diperhatikan supaya armada mereka bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat,” ungkapnya.

Sedangkan di udara, biasanya maskapai sudah memiliki SOP sendiri dikala menghadapi cuaca ekstrem. “Mereka biasanya tunda penerbangan beberapa jam hingga cuaca membaik baru pesawat diterbangkan,” tandasnya. (*)