“Bagaimana cara menggunakan masker yang baik, bagaimana cara menjaga jarak dan mencuci tangan yang benar, serta memahami apa itu Covid sebenarnya,” ucap Delfia.
Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh WVI membuat anak-anak semakin kreatif, percaya diri, dan bisa menjadi pemimpin serta influencer.
“Contohnya, mereka bisa menegur dan memberikan masker kepada temannya. Dia bisa mempengaruhi teman-temannya,” jelas Delfia.
Dalam melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan Covid-19, pihaknya selalu melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur.
Hal ini agar para petugas kesehatan bisa memnantau bagaimana proses pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah dan vaksinasi bagi siswa dan guru.
“Saya berharap WVI tetap memperhatikan anak-anak. Harus terus ada keberlanjutan kerja sama dengan WVI,” tutupnya. (*)





Tinggalkan Balasan