Oleh: Faustina F.N Andu
(Mahasiswa Semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Katolik St. Paulus Ruteng)
KKB Papua berawal dari aksi separatisme (dikenal sebagai OPM Papua sejak 1965) sekelompok masyarakat yang ingin memisahkan diri dari pemerintahan Indonesia dengan melakukan tindak kekerasan bersenjata. Entah apa yang meracuni pikiran mereka sehingga damaipun seperti sesuatu yang mahal untuk diperjuangkan. Indonesia memang negara yang tidak berideologi komunis bukan juga liberalis, kata dosen saya. Namun kita dihadapkan dengan kenyataan bahwa tidak ada negara yang mampu mengendalikan rakyat sepenuhnya. Jika ada, 5% rakyat pun masih tergolong banyak.
Aksi KKB Papua mungkin bagian dari pengekspresian diri. Tetapi caranya salah. Mereka begitu gigih melakukan aksi dan setia menjalani misi. Tetapi jangan salah. KKB Papua memang terjadi di Papua bukan berarti seluruh masyarakat Papua menanggung dosa kelompok yang motifnya masih menjadi tanda tanya itu. Tanpa pandang bulu, ibarat ilalang mereka menebas siapapun yang mereka anggap menghalang.



Tinggalkan Balasan