Dari beberapa persoalan tersebut kerjasama dari pihak pemerintah baik dalam sektor dinas pendidikan maupun dinas kesehatan sangat diperlukan. Dinas pendidikan diharapkan mampu dalam memberikan kegiatan pendidikan luar sekolah seperti sosialiasasi tentang penyakit Malaria itu sendiri dan bagaimana cara pencegahannya. Selain diberikan sosialisasi, masyarakat juga diberikan pemicuan dan penyadaran terhadap Malaria yang menjadi ancaman terhadap kesehatan masyarakat luas. Selain itu dari dinas kesehatan juga diharapkan untuk mampu memberikan kebutuhan masyarakat terkait dengan pencegahan Malaria, seperti contoh adalah pemberian kelambu anti nyamuk dan insektisida. Dari berbagai kegiatan diatas, saat ini provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri telah menjadi daerah pertama di Indonesia Timur yang berhasil mengeliminasi Malaria di tiga kabupaten.***
Penulis adalah mahasiswa Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana, Daerah Istimewa Yogyakarta.



Tinggalkan Balasan