Borong, KN – Nardi Jaya, Wartawan Bidik News yang bertugas di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) nyaris dibunuh oleh pria pemabuk bernama Romanus Dadu pada Jumat 14 Mei, belum lama ini.
Kepada sejumlah media, Nardi menuturkan kronologis kejadian tersebut.
“Hari Jumat (14/5), Saya berada di Borong, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur. Pelaku yang dalam keadaan mabuk memaki-maki istri saya di rumah. Ia bahkan mengancam akan memperkosa istri saya. Akhirnya saya di telepon istri saya untuk secepatnya pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, istri saya menceritakan apa yang terjadi,” cerita Nardi.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 20:30 malam, Ia ke luar rumah untuk mencari signal tepatnya di pertigaan jalan tengah kampung. Saat dirinya sedang asik menulis berita, tiba-tiba adik Nardi, Pankrasius Jaya, berteriak bahwa ada seseorang dengan parang di tangan.
“Saya langsung berdiri dan menoleh ke arah belakang. Adik saya yang dalam keadaan panik mencoba untuk menghentikan niat pelaku. Naas, akhirnya dia terkena sabetan parang saat pelaku mengamuk. Adik saya mengalami luka serius di bagian Tangan dan leher,” jelasnya.
“Saya yang dalam keadaan panik akhirnya berteriak minta tolong. Akhirnya datang orang-orang melerai dan mengambil parang dari tangan pelaku,” ujar Nardi menambahkan.
Ia pun langsung bergegas menuju Polsek Waelengga untuk melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.
Berikut fakta-fakta yang diperoleh Media ini saat melakukan Investigasi di TKP:
Polisi Gelar Olah TKP
Pada Senin (17/5/2021), Unit Reskrim Polsek Waelengga menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sebanyak 5 anggota dari Polsek diturunkan. Turut hadir Kapolsek Waelengga, IPTU Ketut Kantun.
Usai olah TKP, kepada sejumlah wartawan, Ketut berjanji untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. “Kami akan mempercepat proses penanganan kasus ini. Pokoknya kami usut hingga tuntas,” ujar Kantun.
Pengakuan Pelaku
Romanus Dadu, pelaku pengancaman dan penganiayaan membantah keterangan yang disampaikan Nardi Jaya. Ia mengatakan bahwa semua yang dituduhkan tidak benara adanya. Namun Dadu mengakui kalau dirinya Mabuk saat kejadian.




Tinggalkan Balasan